ABSTRAK Studi ini menganalisis pengaruh variasi tekanan udara dan konstruksi cetakan terhadap deformasi limbah kaleng aluminium menggunakan mesin pengepres pneumatik otomatis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial yang menguji dua jenis cetakan, yaitu cetakan datar dan cetakan cekung berkedalaman 0,0007 m, pada variasi tekanan udara 5; 5,5; dan 6 bar dengan celah pengepresan 0,01 m. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Parameter yang diamati meliputi deformasi kaleng, tingkat pemadatan, dan tinggi akhir setelah pengepresan. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan tekanan udara menghasilkan pemadatan yang lebih baik pada kedua jenis kaleng. Dengan cetakan datar, tinggi akhir kaleng Lasegar menurun dari 0,01005 m menjadi 0,009 m, sedangkan kaleng Nescafé Cappuccino menurun dari 0,011 m menjadi 0,007 m seiring peningkatan tekanan. Cetakan cekung juga meningkatkan deformasi, namun menghasilkan tinggi akhir yang lebih besar dibandingkan cetakan datar. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan kinerja cetakan datar dan cekung pada mesin pengepres pneumatik otomatis untuk menentukan konfigurasi pengepresan yang paling efektif dalam mengurangi volume limbah kaleng aluminium. Peningkatan tekanan udara terbukti menghasilkan gaya tekan yang lebih besar sehingga deformasi kaleng menjadi lebih efektif.
Copyrights © 2026