Perkembangan motorik kasar penting dalam PAUD karena menunjang kesiapan fisik, koordinasi gerak, dan kepercayaan diri anak. Namun, masih ditemukan pembelajaran yang kurang memberikan stimulasi gerak terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Citra Kusuma, menganalisis efektivitas media Engkasa (Engklek Aku Bisa) dalam menstimulasi motorik kasar, serta mengidentifikasi peningkatannya setelah penerapan media tersebut. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, dengan subjek 9 anak dan guru sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan Engkasa, kemampuan motorik kasar anak, terutama keseimbangan, koordinasi gerak, dan kekuatan otot, belum optimal. Setelah media Engkasa diterapkan secara konsisten melalui pendekatan bermain, terjadi peningkatan yang ditandai dengan gerakan lebih terkoordinasi, keseimbangan lebih baik, serta meningkatnya rasa percaya diri dan kemandirian anak
Copyrights © 2026