Aktivitas belajar merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, dan Pendidikan Agama Kristen (PAK) hadir untuk mengembangkan potensi spiritual peserta didik. Namun, hasil PAK belum sesuai harapan karena peserta didik cenderung hanya mengetahui kebenaran Firman Tuhan tanpa menghidupinya, sehingga diperlukan metode pengajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan metode pengajaran PAK yang Alkitabiah menurut pandangan Perjanjian Lama, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksposisi kata "metode pengajaran", dianalisis secara deskriptif analitis melalui kajian dokumen dan literatur, dengan Alkitab sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan Perjanjian Lama memuat metode pengajaran yang masih relevan, yaitu diskusi (Ayub 4-31), kerja kelompok (Ezra 3:8-12), menghafal (Ulangan 6:4-9), demonstrasi (Keluaran 4:1-9), ceramah (Kejadian 49:1-28), pemberian tugas (Kejadian 1:28), inkuiri (Kejadian 12), dan perumpamaan (2 Samuel 12:1-25). Penerapan metode yang bervariasi ini dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PAK di sekolah, keluarga, maupun gereja
Copyrights © 2026