Pengembangan usaha ekonomi sirkular dengan memanfaatkan ampas tahu sebagai bahan baku pengolahan kue kecik belum banyak dilakukan oleh usaha ekonomi perorangan. Padahal ampas tahu masih memiliki manfaat kesehatan berupa serat yang bisa masuk kedalam prebiotik. Ampas tahu di Klungkung dijual dengan harga sepuluh ribu rupiah per sepuluh kilogram. Selam aini penggunaan ampas tahu hanya sebatas untuk pekan ternak babi dan bebek. Produk kue kering yang berbahan baku ampas tahu belum ditemukan dijual di Kabupaten Klungkung. Oleh karena itu tim pengabdian hendak memperkenalkan olahan kue kecik kepada mitra yang merupakan usaha ekonomi perorangan produsen kue kering sebagai produk baru yang menjanjikan. Metode pengabdian yang diterapkan adalah memberikan penyuluhan dan pendampingan mengolah ampas tahu menjadi produk kue kecik. Mitra diberikan pemahaman tentang pangan funsgional dari ampas tahu dan teknik pengolahan kue kering. Pada tahapan akhir pengabdian mitra diberikan kesempatan mengolah ampas tahu menjadi kue kecik. Hasil yang diperoleh dari pengabdian mitra mendapat pengetahuan tentang ilmu pangan fungsional, teknik mengolah kue kering dan ketrampilan mengolah kue kecik berbahan ampas tahu.
Copyrights © 2026