Permasalahan limbah tekstil, khususnya kain perca, menjadi tantangan lingkungan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan limbah tekstil menjadi kain marble sebagai upaya peningkatan ekonomi berkelanjutan di Desa Gadingmangu. Metode yang digunakan adalah pendekatan pengabdian masyarakat berbasis partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan masyarakat, dari 0% menjadi 95% pada kemampuan pengolahan limbah, serta peningkatan pelaku usaha dari 45% menjadi 95%. Selain itu, terjadi peningkatan pendapatan masyarakat dan kesadaran terhadap pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Inovasi kain marble terbukti mampu memberikan nilai tambah pada limbah tekstil serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan demikian, program ini efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan
Copyrights © 2026