Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar sering kali menjadi tantangan bagi peserta didik, khususnya pada materi pecahan yang bersifat abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan pembelajaran matematika pada siswa kelas VI SDN Lalangon I serta memberikan pendampingan pembelajaran melalui penerapan permainan edukatif berbantuan media visual konkret. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan pendampingan pembelajaran secara langsung. Subjek kegiatan terdiri dari siswa kelas VI SDN Lalangon I Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan memahami konsep pecahan, khususnya penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman konseptual, dominasi metode ceramah, serta keterbatasan media pembelajaran yang digunakan guru. Sebagai solusi, dilakukan pendampingan pembelajaran menggunakan pendekatan Game Based Learning dengan media gambar manipulatif berupa pizza pecahan dan media lingkaran pecahan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, serta lebih mudah memahami konsep pecahan melalui aktivitas bermain sambil belajar. Pendampingan ini juga meningkatkan interaksi belajar dan motivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, penggunaan permainan edukatif dengan media gambar dinilai efektif dalam membantu pemahaman konsep matematika siswa Sekolah Dasar.
Copyrights © 2026