Limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu produk samping industri kelapa sawit yang jumlahnya melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah TKKS sebagai media budidaya jamur tangkos serta mendorong terciptanya peluang usaha berbasis sumber daya lokal. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan, demonstrasi budidaya, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dilakukan melalui penyampaian materi dan praktik langsung mengenai teknik budidaya jamur tangkos mulai dari persiapan media tanam, inokulasi bibit, pemeliharaan, hingga panen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola budidaya jamur tangkos berbasis limbah TKKS. Demonstrasi budidaya yang dilakukan juga menunjukkan bahwa TKKS dapat dimanfaatkan sebagai media tumbuh jamur yang efektif dan bernilai ekonomis. Selain berkontribusi terhadap pengurangan limbah perkebunan, budidaya jamur tangkos berpotensi menjadi alternatif usaha yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Program ini memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif berbasis pemanfaatan limbah kelapa sawit secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026