BUMDes merupakan instrumen strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi desa melalui pengelolaan potensi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Namun demikian, BUMDes Sugeng Abadi Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo masih menghadapi berbagai permasalahan pada aspek tata kelola operasional dan kapasitas manajerial, khususnya belum tersedianya Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman kerja unit usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pengelolaan usaha berjalan secara informal, kurang terstruktur, dan sulit dievaluasi secara objektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan kapasitas kelembagaan BUMDes melalui pelatihan manajerial terstruktur serta penyusunan dan pendampingan implementasi SOP unit usaha. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi manajemen berupa SOP, serta pendampingan dan evaluasi implementasi SOP dalam operasional harian BUMDes. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengelola terhadap tata kelola usaha berbasis SOP, tersusunnya dokumen SOP unit usaha yang sistematis dan aplikatif, serta meningkatnya keteraturan dan konsistensi operasional usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan tata kelola berbasis SOP mampu mendorong transformasi BUMDes menuju pengelolaan usaha desa yang lebih profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026