Penggunaan aplikasi Artificial Intelligence (AI) mengalami peningkatan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran berbagai platform AI seperti ChatGPT, Google Gemini, Microsoft Copilot, dan Meta AI telah mengubah pola masyarakat dalam mencari informasi dan menyelesaikan berbagai pekerjaan. Namun, penggunaan AI yang tidak disertai pemahaman yang memadai berpotensi menimbulkan ketergantungan, kecenderungan menerima informasi secara instan, serta menurunkan kemampuan berpikir kritis pada generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan literasi kecerdasan buatan, khususnya pada remaja masjid sebagai generasi penerus yang memiliki peran strategis dalam masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun literasi kecerdasan buatan pada remaja masjid melalui pelatihan pengenalan dan pemanfaatan AI. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al Khair Kota Padang dengan melibatkan 35 remaja masjid dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep dasar AI, penggunaan berbagai platform AI, manfaat dan keterbatasan AI, serta etika penggunaannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep, fungsi, manfaat, dan risiko penggunaan AI. Selain itu, peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan AI secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi AI dan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital.
Copyrights © 2026