Pencemaran udara akibat partikulat halus PM2.5 dan PM10 merupakan salah satu permasalahan kesehatan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat, terutama di kawasan industri. Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu sentra industri tahu yang berpotensi menghasilkan emisi partikulat dari proses pembakaran bahan bakar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai dampak PM2,5 dan PM10 terhadap kesehatan serta upaya pencegahannya dalam mewujudkan lingkungan sehat. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Juni 2026 melalui Program Pengembangan Desa Binaan Batch II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas warga sekitar industri tahu, perangkat desa, PKK, dan Karang Taruna. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup tanaman penyerap polutan dan konsep pencemaran udara, khususnya PM2,5 dan PM10. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 77,450 menjadi 83,891 atau meningkat sebesar 8,32%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai dampak pencemaran udara partikulat terhadap kesehatan. Program ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pengendalian pencemaran udara dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.
Copyrights © 2026