Akuisisi merupakan salah satu strategi perusahaan untuk memperluas kegiatan usaha dan meningkatkan kinerja keuangan. PT Energi Mega Persada Tbk melakukan akuisisi Blok Kontrak Kerja Sama (KKS) Sengkang sebagai upaya memperkuat portofolio bisnis di sektor energi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan perusahaan sebelum, saat, dan sesudah akuisisi periode 2023–2025 berdasarkan rasio profitabilitas dan rasio likuiditas. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT Energi Mega Persada Tbk periode 2023–2025 yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan rasio Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Current Ratio (CR), dan Quick Ratio (QR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio profitabilitas mengalami peningkatan pada tahun 2025, ditandai dengan kenaikan ROA menjadi 5,03%, NPM menjadi 18,39%, serta ROE yang relatif stabil sebesar 11,13%. Sebaliknya, rasio likuiditas mengalami penurunan yang ditunjukkan oleh CR sebesar 0,44 kali dan QR sebesar 0,35 kali akibat menurunnya aset lancar serta meningkatnya liabilitas lancar. Dengan demikian, akuisisi memberikan dampak positif terhadap profitabilitas perusahaan, namun pengelolaan likuiditas masih perlu ditingkatkan agar kinerja keuangan menjadi lebih optimal.
Copyrights © 2026