Kegiatan pengabdian ini berkorelasi dengan SDGs 4, Asta Cita 4, dan Visi UNNES dan Rencana Induk Pengembangan, terkait pendidikan serta teknologi. Perubahan lanskap pendidikan era digital menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga beradaptasi dengan teknologi dan media komunikasi baru yang dekat dengan peserta didik. Media sosial berbasis video pendek dan live streaming semakin menjadi ruang belajar alternatif interaktif, partisipatif, dan kontekstual. Sebagian besar guru di Kabupaten Klaten yang dijadikan sasaran pengabdian menghadapi keterbatasan memanfaatkan teknologi secara pedagogis dan produktif. Masih ditemukan kesenjangan kompetensi digital guru dalam merancang konten pembelajaran interaktif serta memanfaatkan fitur streaming TikTok. Program bertujuan memberdayakan guru melalui pelatihan, pendampingan pembuatan konten edukasi interaktif, pemanfaatan live sebagai media pembelajaran inovatif dan peluang ekonomi kreatif berbasis profesi. Metode kegiatan pelatihan partisipatif berbasis kebutuhan mitra ‘need-based community service’, meliputi tahap analisis situasi, penyusunan materi pelatihan, workshop intensif, pendampingan praktik produksi konten, simulasi live streaming, monitoring dan evaluasi keberlanjutan. Materi mencakup desain pembelajaran digital, teknik storytelling edukatif, strategi komunikasi publik, cara membuat konten dan live streaming, serta monetisasi. Hasil pengabdian ini bisa menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru secara simultan. Kegiatan tidak hanya meningkatkan profesionalisme guru, juga membuka ruang inovasi yang relevan dengan karakter generasi digital, memperkuat literasi teknologi, serta meningkatkan ekonomi. Luaran kegiatan: artikel jurnal, rilis media massa (online), sertifikat HAKI, IA Kerjasama, serta video Tiktok -Youtube.
Copyrights © 2026