Usaha kecil dan menengah (UMKM) di distrik Batu Besar, Kabupaten Nongsa saat ini menghadapi tantangan terkait pemasaran dan manajemen pencatatan keuangan usaha, sehingga menghambat daya saing dan keberlanjutan usahanya. Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memperkuat kompentensi pelaku UMKM melalui pelatihan digital marketing dan pendampingan pencatatan keuangan digital berbasis aplikasi BukuWarung. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap, yaitu persiapan, pelatihan digital marketing, pendampingan penggunaan aplikasi BukuWarung, serta pengukuran melalui preetest dan posttest. Temuan ini memberi hasil peningkatan pada seluruh indikator yang diukur, dengan peningkatan paling substansial terjadi pada penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, yaitu dari 18% menjadi 89%. Selain itu, tercatat pula peningkatan pada pemahaman konsep digital marketing, kepemilikan akun media sosial usaha aktif, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, dan peluang investasi bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan solusi teknologi memainkan peran penting dalam pengembangan bisnis.
Copyrights © 2026