Penelitian ini mengkaji metode tafsir tahlili yang merupakan salah satu metode penafsiran Al-Qur'an klasik dan paling sering digunakan oleh para mufasir. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi pengertian, sejarah perkembangan, unsur-unsur pembentuk, serta kelebihan dan kekurangan dari metode analitis ini. Metode tahlili melakukan pendekatan komprehensif dengan menguraikan ayat demi ayat sesuai dengan urutan mushaf Utsmani melalui berbagai analisis seperti linguistik, semantik, kontekstual, dan struktural. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun metode ini menawarkan pemahaman yang mendalam, kaya akan hikmah, dan multidimensional, ia juga memiliki keterbatasan berupa kompleksitas waktu, potensi perbedaan pendapat yang membingungkan bagi kaum awam, serta risiko penafsiran yang terlalu literal. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengayaan khazanah ilmu tafsir dan pemahaman Al-Qur'an secara utuh
Copyrights © 2025