Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan kesadaran berbangsa peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif. Namun, pembelajaran PPKn masih menghadapi berbagai tantangan karena materi yang bersifat abstrak dan dominasi penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan media pembelajaran dalam mendukung pembelajaran PPKn bagi siswa berkebutuhan khusus melalui pendekatan Systematic Literature Review(SLR). Penelitian mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Proses pencarian literatur dilakukan pada lima basis data, yaitu Google Scholar, SINTA, Garuda, DOAJ, dan Semantic Scholar. Sebanyak 40 artikel berhasil diidentifikasi, kemudian melalui proses penyaringan dan evaluasi berdasarkan kriteria inklusi diperoleh 10 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa media visual, media audio-visual, dan media interaktif berbasis teknologi mampu meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, perhatian, partisipasi aktif, serta interaksi sosial siswa berkebutuhan khusus. Media visual lebih efektif membantu penyampaian konsep-konsep abstrak, sedangkan media audio-visual dan multimedia interaktif meningkatkan keterlibatan belajar melalui penyajian materi yang lebih menarik dan adaptif. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa efektivitas media pembelajaran dipengaruhi oleh karakteristik peserta didik, kompetensi guru, serta dukungan lingkungan sekolah dalam menerapkan pendidikan inklusif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan sekolah untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan memanfaatkan berbagai jenis media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026