Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya krisis moralitas dan pergeseran nilai adab di kalangan penuntut ilmu pada era modern, di mana orientasi pendidikan sering kali terjebak dalam aspek kognitif murni dan mengesampingkan integritas akhlak batiniah. Fenomena ini juga menjadi tantangan krusial pada lembaga pendidikan hafalan Al-Qur'an, yang menuntut keseimbangan mutlak antara kuantitas hafalan dan kedalaman adab Islami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam, kritis, dan komprehensif mengenai mekanisme implementasi adab Rasulullah SAW dalam membentuk karakter religius santri di Pondok Pesantren Tahfidz Sunniyah Salafiyah Ranggeh Pasuruan, beserta dinamika faktor pendukung dan penghambat operasionalnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitis dengan jenis studi kasus fenomenologis. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi partisipatif intensif selama 24 jam dan wawancara mendalam yang terstruktur dengan pengasuh pesantren, jajaran dewan asatidz, serta perwakilan santri senior. Sementara itu, data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi kurikulum internal, catatan kedisiplinan, dan arsip kelembagaan. Analisis data dilakukan dengan menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahapan kondensasi data, penyajian data secara tematis, dan penarikan kesimpulan valid. Hasil penelitian mendalam menunjukkan bahwa implementasi adab Rasulullah SAW diinstitusikan secara terintegrasi melalui tiga pilar pembiasaan (*habituation*) utama, yaitu: (1) adab spiritual membaca Al-Qur’an, (2) adab intelektual dalam mengikuti majelis ilmu, dan (3) adab sosial takzim kepada guru. Proses internalisasi nilai-nilai keteladanan kenabian ini terbukti secara empiris berhasil mentransformasi perilaku santri dan membentuk karakter yang kuat dalam aspek kedisiplinan, kerendahan hati (*tawadhu’*), kesabaran, keistiqamahan, dan kejujuran. Implikasi praktis dan teoretis penelitian ini menegaskan kembali urgensi rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam yang memposisikan penanaman nilai adab di atas pencapaian ilmu formal guna mewujudkan generasi penghafal Al-Qur'an yang berkarakter paripurna Kata Kunci: Adab Rasulullah SAW, Karakter Santri, Pondok Pesantren Tahfidz.
Copyrights © 2026