Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Vol. 13 No. 2 (2026): EDUSIANA : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam (IN PROGRESS)

Manajemen Pembentukan Karakter Rabbani Santri Tahfidz Melalui Internalisasi Adab Rasulullah Saw Di Pondok Pesantren

Nur Qomariah (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Sunniyah Salafiyah Pasuruan)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya krisis moralitas dan pergeseran nilai adab di kalangan penuntut ilmu pada era modern, di mana orientasi pendidikan sering kali terjebak dalam aspek kognitif murni dan mengesampingkan integritas akhlak batiniah. Fenomena ini juga menjadi tantangan krusial pada lembaga pendidikan hafalan Al-Qur'an, yang menuntut keseimbangan mutlak antara kuantitas hafalan dan kedalaman adab Islami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam, kritis, dan komprehensif mengenai mekanisme implementasi adab Rasulullah SAW dalam membentuk karakter religius santri di Pondok Pesantren Tahfidz Sunniyah Salafiyah Ranggeh Pasuruan, beserta dinamika faktor pendukung dan penghambat operasionalnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitis dengan jenis studi kasus fenomenologis. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi partisipatif intensif selama 24 jam dan wawancara mendalam yang terstruktur dengan pengasuh pesantren, jajaran dewan asatidz, serta perwakilan santri senior. Sementara itu, data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi kurikulum internal, catatan kedisiplinan, dan arsip kelembagaan. Analisis data dilakukan dengan menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahapan kondensasi data, penyajian data secara tematis, dan penarikan kesimpulan valid. Hasil penelitian mendalam menunjukkan bahwa implementasi adab Rasulullah SAW diinstitusikan secara terintegrasi melalui tiga pilar pembiasaan (*habituation*) utama, yaitu: (1) adab spiritual membaca Al-Qur’an, (2) adab intelektual dalam mengikuti majelis ilmu, dan (3) adab sosial takzim kepada guru. Proses internalisasi nilai-nilai keteladanan kenabian ini terbukti secara empiris berhasil mentransformasi perilaku santri dan membentuk karakter yang kuat dalam aspek kedisiplinan, kerendahan hati (*tawadhu’*), kesabaran, keistiqamahan, dan kejujuran. Implikasi praktis dan teoretis penelitian ini menegaskan kembali urgensi rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam yang memposisikan penanaman nilai adab di atas pencapaian ilmu formal guna mewujudkan generasi penghafal Al-Qur'an yang berkarakter paripurna   Kata Kunci: Adab Rasulullah SAW, Karakter Santri, Pondok Pesantren Tahfidz.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edusiana

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Education Library & Information Science

Description

Jurnal ini terbit 2 kali setahun menyajikan 5 artikel baik hasil penelitian maupun pemikiran yang terkait dengan bidang manajemen dan pendidikan Islam. Para penulis akan menempuh tahapan seleksi dari redaktur dan ...