Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Kalbe Farma Tbk selama periode 2019 hingga 2024 melalui pendekatan rasio keuangan. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi tingkat likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan rasio nilai pasar perusahaan di tengah dinamika ekonomi pasca-pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan perusahaan periode 2019-2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT. Kalbe Farma Tbk memiliki fundamental keuangan yang sangat kuat, ditunjukkan oleh tingkat likuiditas (Current Ratio) yang konsisten berada di atas 370% dan rasio hutang yang rendah (Debt to Asset Ratio di bawah 20%), jauh lebih baik dibandingkan standar industri. Pada sisi profitabilitas, meskipun laba bersih sempat mengalami kontraksi pada tahun 2023 akibat tekanan biaya operasional, perusahaan menunjukkan pemulihan signifikan pada tahun 2024 dengan laba bersih mencapai Rp3,24 triliun. Valuasi pasar melalui Earning Per Share juga meningkat menjadi 70,65 kali, yang menandakan kepercayaan investor yang tetap tinggi terhadap prospek perusahaan. Selain itu, nilai Price Earning Ratio berada pada rentang 1.566 kali hingga 2.387 kali, yang mencerminkan ekspektasi pasar yang tinggi terhadap pertumbuhan perusahaan di masa mendatang. Sementara itu, Price to Book Value menunjukkan tren penurunan dari 4,55 kali pada tahun 2019 menjadi 2,54 kali pada tahun 2024, yang mengindikasikan bahwa valuasi saham semakin mendekati nilai intrinsiknya dan dinilai lebih realistis oleh pasar. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa PT. Kalbe Farma Tbk berada dalam kondisi keuangan yang sehat, likuid, dan memiliki daya tarik investasi yang baik sepanjang periode pengamatan.
Copyrights © 2026