Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Teknik pengumpulan data meliputi reduksi, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas realisasi pendapatan pada tahun 2023 memiliki rasio sebesar 96% (dikategorikan efektif), sedangkan rasio efisiensi realisasi belanja adalah 90% (dikategorikan kurang efisien). Efektivitas realisasi pendapatan pada tahun 2024 memiliki rasio 75% (dikategorikan kurang efektif), dan efisiensi realisasi belanja memiliki rasio 73% (dikategorikan efisien). Sementara itu, pada tahun 2025, efektivitas realisasi pendapatan memiliki rasio 86% (dikategorikan cukup efektif), dan efisiensi realisasi belanja memiliki rasio 72% (dikategorikan efisien).
Copyrights © 2026