Pembelajaran fiqih di pesantren memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan praktik keagamaan santri, namun masih menghadapi kecenderungan pembelajaran yang bersifat teoritis. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Kilatan Ramadhan berbasis kitab kuning dalam memperkuat pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Salafiyyah Darussalam Kacangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kilatan Ramadhan dilaksanakan secara terstruktur dan intensif dengan metode pembelajaran yang variatif, seperti ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Pembelajaran berbasis kitab kuning tetap relevan sebagai sumber utama dalam memahami fiqih, terutama dengan adanya penjelasan kontekstual dari ustadz. Program ini mampu meningkatkan pemahaman santri secara kognitif, keterampilan praktik ibadah secara psikomotorik, serta membentuk sikap religius pada aspek afektif. Selain itu, suasana Ramadhan yang kondusif turut mendukung motivasi belajar santri. Dengan demikian, Kilatan Ramadhan berbasis kitab kuning efektif sebagai model pembelajaran fiqih yang komprehensif, integratif, dan kontekstual di pesantren
Copyrights © 2026