Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pre-Eid Grave Visitation (Munjung) as a Living Tradition: The Perspective of ‘Urf and Maqasid Shari’ah in Gayamdompo Village, Karanganyar Regency Sri Wahyuni; Nabila Aulya Brilianfineza; Qodim Ma’shum
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 10 (2026): May 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20259502

Abstract

This research aims to examine the pre-Eid munjung tradition as a living tradition of the Muslim community in Gayamdompo Village, Karanganyar, from the perspective of 'urf and maqasid syari'ah. The research employs a qualitative approach with field research methods. Data were obtained thru interviews, observations, and documentation. The research results show that the munjung tradition, which involves giving gifts to family, relatives, and neighbors before Idulfitri, is still preserved from generation to generation. This tradition is interpreted as a form of respect for parents, strengthening of family ties, and social solidarity within the community. In the perspective of 'urf, the munjung tradition is considered 'urf shahih because it has become a habit accepted by the community and does not contradict Islamic law. Meanwhile, from the perspective of maqasid syari'ah, the munjung tradition contains values of benefit, especially in maintaining family relationships, strengthening brotherhood, and fostering a spirit of sharing. This research shows that local traditions can have legitimacy in Islamic law as long as they are beneficial and do not contradict the principles of sharia.
Kilatan Ramadhan Berbasis Kitab Kuning dalam Penguatan Pembelajaran Fiqih di Pondok Pesantren Salafiyyah Darussalam Kacangan Ruditri Setyawan; Qodim Ma’shum; Muhammad Asziv Amalia
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.801

Abstract

Pembelajaran fiqih di pesantren memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan praktik keagamaan santri, namun masih menghadapi kecenderungan pembelajaran yang bersifat teoritis. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Kilatan Ramadhan berbasis kitab kuning dalam memperkuat pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren Salafiyyah Darussalam Kacangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Kilatan Ramadhan dilaksanakan secara terstruktur dan intensif dengan metode pembelajaran yang variatif, seperti ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Pembelajaran berbasis kitab kuning tetap relevan sebagai sumber utama dalam memahami fiqih, terutama dengan adanya penjelasan kontekstual dari ustadz. Program ini mampu meningkatkan pemahaman santri secara kognitif, keterampilan praktik ibadah secara psikomotorik, serta membentuk sikap religius pada aspek afektif. Selain itu, suasana Ramadhan yang kondusif turut mendukung motivasi belajar santri. Dengan demikian, Kilatan Ramadhan berbasis kitab kuning efektif sebagai model pembelajaran fiqih yang komprehensif, integratif, dan kontekstual di pesantren