Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perilaku prokrastinasi akademik yang dialami oleh siswa kelas X MPLB 2 di SMK Negeri 1 Banyuwangi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas teknik manajemen diri melalui layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group pretest-posttest . Subjek penelitian berjumlah 16 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi dalam dua kelompok, yaitu eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis menggunakan uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik manajemen diri efektif dalam menurunkan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Meskipun perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol secara statistik belum terlalu mencolok, namun penurunan skor secara internal menunjukkan hasil yang positif.
Copyrights © 2025