adaptif dalam mengelola media sosial sebagai sarana komunikasi strategis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa kelas XI dan XII di SMAN 1 Petir melalui penguatan manajemen konten. Permasalahan utama mitra adalah adanya miskonsepsi siswa yang menganggap media sosial sebatas sarana hiburan dan pencarian pengikut secara instan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi koordinasi, pemaparan materi strategi algoritma, serta demonstrasi audiovisual berbasis bedah video promosi perguruan tinggi, dengan evaluasi kognitif melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa secara signifikan, di mana nilai rata-rata kognitif peserta mencapai hasil sempurna pada tes akhir. Penerapan konsep gamifikasi dan reward system juga efektif menjaga fokus kognitif siswa di tengah kendala teknis keterbatasan audio dan kelelahan waktu. Kontribusi utama kegiatan ini adalah keberhasilan meluruskan miskonsepsi fungsi media sosial menjadi media penjenamaan (branding) institusi yang terstruktur. Sebagai bentuk keberlanjutan, diperlukan program pendampingan lanjutan mengenai produksi dan penyuntingan video bagi pengelola media sosial sekolah
Copyrights © 2026