Permasalahan sampah organik di pasar tradisional sering menimbulkan dampak lingkungan seperti bau tidak sedap, pencemaran, serta berkembangnya hama dan penyakit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat Desa Waru dalam mengelola sampah organik melalui sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah sebagai bahan budidaya Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis-jenis sampah organik yang lazim ditemukan di pasar, seperti sisa sayur, buah, kulit makanan, dan limbah basah, sekaligus menjelaskan dampak negatif bila tidak dikelola dengan benar. Tahap berikutnya adalah pelatihan teknis yang meliputi praktik pemilahan sampah organik, persiapan media untuk larva BSF, serta pemanfaatan hasil biokonversi menjadi pakan ikan berprotein tinggi dan pupuk organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan berdasarkan indikator evaluasi sebelum dan setelah kegiatan. Setelah kegiatan, pemahaman masyarakat terkait siklus hidup BSF meningkat dari 75% menjadi 90%, keterampilan masyarakat dalam memilah sampah meningkat sebesar 55%, penguasaan teknik budidaya dan panen maggot meningkat sebesar 80%, dan kesadaran masyarakat terhadap nilai ekonomi limbah meningkat mencapia 80%. Program ini berkontribusi pada pengurangan permasalahan sampah organik pasar, membuka wawasan baru mengenai nilai ekonomi dari pengolahan limbah, serta mendukung pembangunan Desa Waru yang lebih adaptif terhadap prinsip lingkungan berkelanjutan.
Copyrights © 2026