Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya memiliki tingkat pergerakan penumpang yang tinggi sehingga memerlukan penyampaian informasi keamanan penerbangan yang efektif. Berdasarkan hasil observasi di Terminal 2, masih ditemukan penumpang yang membawa prohibited items saat pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP), yang menunjukkan bahwa pemahaman penumpang mengenai ketentuan barang bawaan masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang media informasi prohibited items berbasis QR Code sebagai alternatif penyampaian informasi yang mudah diakses melalui smartphone. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan validasi ahli. Hasil penelitian berupa media informasi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan website dan memuat informasi mengenai ketentuan barang bawaan penumpang sesuai regulasi keamanan penerbangan. Berdasarkan hasil validasi, media memperoleh tingkat kelayakan sebesar 100% dari ahli materi dan 97,6% dari ahli media dengan kategori Sangat Layak digunakan sebagai alternatif media informasi digital dalam penyampaian informasi prohibited items kepada penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya.
Copyrights © 2026