Mahasiswa yang aktif dalam unit kegiatan olahraga menghadapi tantangan menyeimbangkan tuntutan akademik dan latihan intensif, sehingga performa akademik mereka dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti grit dan self-regulated learning (SRL). Grit didefinisikan sebagai ketekunan dan konsistensi minat terhadap tujuan jangka panjang, sedangkan SRL merupakan kemampuan individu mengelola proses belajar melalui perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi diri. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh grit terhadap performa akademik mahasiswa unit kegiatan olahraga serta menganalisis peran SRL sebagai moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain moderasi, melibatkan 124 mahasiswa aktif unit kegiatan olahraga minimal semester dua. Instrumen yang digunakan meliputi Grit Scale, skala SRL, dan IPK sebagai indikator performa akademik. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi dengan PROCESS Macro Hayes. Hasil menunjukkan grit berpengaruh positif dan signifikan terhadap performa akademik (? = 0,07; p = 0,03), SRL juga berpengaruh signifikan (? = 0,4; p = 0,004), serta interaksi keduanya signifikan (? = 0,0012; p = 0,01), mengindikasikan SRL memoderasi hubungan grit dan performa akademik. Semakin tinggi SRL, semakin kuat pengaruh grit terhadap pencapaian akademik. Model menjelaskan 11,13% variasi performa akademik (R² = 0,11). Temuan ini berkontribusi secara teoretis dalam memahami interaksi motivasi jangka panjang dan regulasi diri, serta menawarkan implikasi praktis bagi institusi dalam merancang program pelatihan SRL dan manajemen waktu yang disesuaikan dengan jadwal latihan mahasiswa unit kegiatan olahraga.
Copyrights © 2026