Industri jasa konstruksi di Indonesia menghadapi tantangan tingginya risiko proyek, keterlambatan, dan pembengkakan biaya yang memerlukan Enterprise Risk Management (ERM) terintegrasi). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan ERM terhadap kinerja perusahaan jasa konstruksi pada PT Nindya Karya, dengan mengkaji tingkat penerapan ERM, mengevaluasi kinerja perusahaan, serta mengukur kontribusi masing-masing dimensi ERM terhadap pencapaian kinerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 132 responden dari 197 populasi pegawai, serta dianalisis menggunakan Multivariate Multiple Regression (MMR).. Hasil analisis menunjukkan pengaruh signifikan ERM terhadap seluruh dimensi kinerja secara simultan (F-hitung 6,222–7,284; Sig. 0,000), dengan kualitas konstruksi sebagai dimensi yang paling dipengaruhi (R² = 0,324). Secara parsial, tata kelola dan budaya organisasi (X1) serta strategi dan penetapan tujuan (X2) berpengaruh signifikan terhadap keempat indikator kinerja (p < 0,05), sedangkan tiga dimensi lainnya menunjukkan pengaruh tidak signifikan. ERM yang terintegrasi dengan tata kelola dan strategi perusahaan mampu meningkatkan kinerja perusahaan jasa konstruksi secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu manajemen risiko dan praktis sebagai acuan bagi perusahaan konstruksi, regulator, dan asosiasi industri dalam merumuskan kebijakan ERM yang efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026