Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi pendekatan konvensional teacher-centered sehingga peserta didik cenderung pasif dan kesulitan memahami bacaan secara mendalam. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh penerapan pendekatan Deep Learning dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV SD. Penelitian menggunakan metode eksperimen desain faktorial 2x2 dengan 60 siswa (30 eksperimen Deep Learning, 30 kontrol konvensional). Instrumen penelitian telah valid dan reliabel (Cronbach's Alpha 0,812 dan 0,876). Data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan ANAVA Dua Jalur menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan pendekatan Deep Learning terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (p = 0,007 < 0,05) dan terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (p = 0,007 < 0,05), namun tidak ditemukan efek interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia (p = 0,187 > 0,05). Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan Deep Learning secara mandiri efektif meningkatkan hasil belajar kognitif Bahasa Indonesia peserta didik sekolah dasar tanpa terikat pada tinggi rendahnya motivasi belajar awal mereka, serta memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan model pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
Copyrights © 2026