Meningkatnya kebutuhan terhadap layanan berbasis web yang cepat dan stabil menjadikan pemilihan web server sebagai faktor penting dalam implementasi sistem. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan membandingkan kinerja Apache2 dan Nginx pada sistem operasi Debian 12 menggunakan metode stress testing. Pengujian dilakukan pada lingkungan implementasi yang identik menggunakan Apache Benchmark (ab) dengan 5.000 request dan 100 concurrent connection. Parameter yang dianalisis meliputi Requests per Second, Time per Request, Transfer Rate, dan Failed Requests. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nginx memperoleh 5500.65 Requests per Second, Time per Request sebesar 18.180 ms, dan Transfer Rate sebesar 4555.23 KBytes/sec, sedangkan Apache2 memperoleh 439.66 Requests per Second, Time per Request sebesar 227.448 ms, dan Transfer Rate sebesar 2607.48 KBytes/sec. Kedua web server berhasil menyelesaikan seluruh request tanpa Failed Requests. Penelitian ini memberikan evaluasi objektif terhadap performa kedua web server sehingga dapat menjadi referensi dalam pemilihan web server sesuai kebutuhan implementasi layanan berbasis web.
Copyrights © 2026