Desa Kepuhsari adalah satu desa yang menjadi wilayah Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Desa Kepuhsari memiliki potensi hasil pertanian singkong yang sangat besar yang diterutama dihasilkan oleh Gapoktan Kepuhsari. Namun, kondisi eksisting saat ini di Gapoktan Kepuhsari adalah hasil panen singkong yang dihasilkan oleh Gapoktan Kepuhsari belum dapat diolah seperti yang dihasilkan di daerah lain sehingga hanya digunakan sebagai pakan ternak dengan nilai ekonomi yang rendah. Salah satu penyebabnya adalah minimnya pengetahuan cara pembuatan produk olahan singkong dan juga belum adanya akses ke teknologi mesin pengolah singkong. Kegiatan pengabdian BEM Berdampak Universitas AKPRIND Indonesia bertujuan untuk diseminasi dan pelatihan mesin penepung singkong dan pembuat mie mocaf kepada Gapoktan Kepuhsari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatan level pemberdayaan masyarakat khususnya masyarakat Kepuhsari dalam mengolah singkong menjadi tepung singkong yang memiliki harga jual yang lebih tinggi sehingga level pemberdayaan dapat meningkat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan menggunakan mesin penenpung dan pembuat mie mocaf dari anggota Gapoktan Kepuhsari sebesar 80% setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan. Keberhasilan kegiatan ini didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa. Melalui kegiatan mahasiswa BEM berdampak ini, mahasiswa dapat melakukan kegiatan diluar kampus sekaligus dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat khususnya Gapoktan Kepuhsari.
Copyrights © 2026