Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM)
Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026

Optimalisasi Pencegahan Kecacingan melalui Edukasi, Skrining Kebersihan Kuku, dan Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa SD UMP Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Defi Nurul Hayati (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Latif Hisbulloh (Program Studi Keperawatan Anastesiologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Kurnia Ritma Dhanti (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Syaukaty Yasinta (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Muhammad Aldi Alfrizal (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Najwa Dzakira Syalsa (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Ayra Mysha Naira (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)
Dino Aprilianto Gusty (Program Studi Teknologi Laboratorium Medik, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Infeksi kecacingan masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah yang erat kaitannya dengan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama kebersihan kuku dan kebiasaan mencuci tangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup bersih dan sehat siswa dalam pencegahan kecacingan melalui edukasi, skrining kebersihan kuku, dan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kegiatan dilaksanakan pada 70 siswa kelas V SD UMP Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah melalui tahapan penyuluhan mengenai penyakit kecacingan, observasi kebersihan kuku yang dipadukan dengan wawancara menggunakan kuesioner, serta demonstrasi dan praktik tujuh langkah CTPS sesuai standar. Keberhasilan kegiatan dievaluasi berdasarkan distribusi kategori kebersihan kuku serta keterampilan siswa dalam mempraktikkan CTPS. Hasil skrining menunjukkan bahwa 38 siswa (54,3%) memiliki kebersihan kuku kategori baik, 12 siswa (17,1%) kategori cukup, dan 20 siswa (28,6%) kategori kurang, sehingga target minimal 50% kategori baik telah tercapai. Selain itu, siswa mampu mempraktikkan tujuh langkah CTPS dengan benar setelah mengikuti demonstrasi dan pendampingan, yang menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mencuci tangan sesuai prosedur. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa meningkatnya pemahaman siswa mengenai hubungan antara kebersihan kuku, kebiasaan mencuci tangan, dan pencegahan infeksi kecacingan, serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Kombinasi edukasi, skrining kesehatan, dan praktik CTPS merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan kecacingan pada anak usia sekolah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijpm

Publisher

Subject

Humanities Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan ...