Kecelakaan lalu lintas pada perlintasan sebidang tanpa portal masih sering terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak fatal akibat konflik antara kereta api dan pengguna jalan. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kepatuhan pengguna jalan serta keterbatasan fasilitas keselamatan di perlintasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa portal menggunakan metode Bow Tie Analysis. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan untuk mengamati perilaku pengguna jalan dan kondisi infrastruktur, serta kuesioner expert opinion yang melibatkan instansi terkait. Data frekuensi kejadian dianalisis menggunakan distribusi Poisson untuk memperoleh probabilitas terjadinya setiap faktor risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia merupakan penyebab dominan kecelakaan, dengan probabilitas tertinggi pada variabel berhenti terlalu dekat dengan kereta api sebesar 0,95 dan beraktivitas di area rel kereta api sebesar 0,82. Faktor lain yang turut berkontribusi meliputi tidak melihat kiri–kanan saat melintas, membawa muatan berlebih, serta kondisi kendaraan dan infrastruktur perlintasan. Hasil analisis ini memberikan implikasi penting bagi peningkatan keselamatan perlintasan sebidang tanpa portal melalui penguatan fasilitas keselamatan dan peningkatan kesadaran pengguna jalan.
Copyrights © 2026