Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran dan efektivitas berbagai teknik bimbingan dan konseling dalam mengatasi permasalahan siswa serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan field research. Informan dalam penelitian ini yakni Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan (Waka Kesiswaan) di MTs Al-Matholi. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan tekhnik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan interview/wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa teknik bimbingan dan konseling yang meliputi konseling individual, konseling kelompok, pendekatan emosional, dan pelatihan keterampilan sosial memiliki peran penting dan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan akademik, sosial, dan emosional siswa di MTs Al-Matholi. Keberhasilan layanan bimbingan dan konseling sangat dipengaruhi oleh hubungan interpersonal yang baik dan kolaborasi aktif antara guru dan pihak sekolah. Faktor pendukung utama meliputi kerjasama sekolah dan kesadaran siswa, sementara hambatan utama meliputi keterbatasan fasilitas dan kurangnya dukungan dari orang tua.
Copyrights © 2026