Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam berinteraksi, bekerja sama, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Namun, masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, berbagi, dan berinteraksi dengan teman sebaya sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan bermain peran serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan sosial anak usia dini di TK Perintis Bangsa Baradatu Way Kanan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awal kegiatan sebagian anak masih pasif, malu, dan kurang mampu bekerja sama. Setelah penerapan bermain peran secara bertahap, anak menunjukkan peningkatan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, berbagi, serta memiliki empati dan kepedulian yang lebih baik terhadap teman. Anak juga lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mampu memahami berbagai peran sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan guru, media bermain yang memadai, dan lingkungan belajar yang kondusif menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan. Dengan demikian, pendekatan bermain peran efektif dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini.
Copyrights © 2026