Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi visual moderasi beragama dalam serial animasi Upin dan Ipin serta menjelaskan pembentukan makna melalui relasi penanda dan petanda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain semiotika Ferdinand de Saussure. Data berasal dari korpus tiga episode bertema perayaan, yaitu Ramadan dan Hari Raya, Gong Xi Fa Cai, serta Deepavali, yang diakses melalui YouTube. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dengan menyimak tayangan berulang, melakukan segmentasi adegan, mencatat menit adegan, mengambil tangkapan layar, dan menyalin dialog relevan. Unit analisis ditetapkan pada tingkat adegan atau rangkaian adegan koheren yang menampilkan relasi lintas identitas. Analisis mencakup identifikasi penanda visual seperti simbol perayaan, ruang domestik dan ruang publik, gestur kebersamaan, serta tindakan partisipatif, lalu penafsiran petanda dan kategorisasi berdasarkan empat pilar moderasi beragama, yaitu antikekerasan, kebangsaan, toleransi, dan anti radikalisme. Hasil menunjukkan bahwa moderasi beragama direpresentasikan sebagai pola sosial berulang melalui rumah yang terbuka, berbagi makanan, gotong royong, dan keterlibatan anak membantu persiapan perayaan pihak lain, sehingga koeksistensi dipahami sebagai kebiasaan hidup bersama yang damai. Temuan ini mendukung literasi visual dalam Pendidikan Agama Islam dan penguatan kebijakan konten ramah anak, sementara studi resepsi audiens disarankan sebagai riset lanjutan. Pemetaan penanda petanda menunjukkan struktur representasi yang stabil dan mudah ditelusuri antar episode konsisten.
Copyrights © 2026