Barang Milik Daerah (BMD) merupakan aset yang memiliki potensi untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola secara efektif dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengelolaan Barang Milik Daerah serta mengetahui perannya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Malang periode 2021–2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta identifikasi dokumen berupa laporan keuangan daerah, laporan Barang Milik Daerah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen pendukung lainnya. Variabel penelitian meliputi pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pendapatan Asli Daerah. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Barang Milik Daerah di Kota Malang telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, penghapusan, dan penatausahaan aset daerah. Namun, pemanfaatan aset, khususnya melalui mekanisme sewa, masih belum optimal sehingga kontribusinya terhadap PAD relatif rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan BMD diperlukan untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Malang.
Copyrights © 2026