Perkembangan media sosial telah menggeser cara pelaku usaha kuliner memasarkan produknya dari media konvensional menuju platform digital. Instagram sebagai media berbasis visual menawarkan kekuatan persuasif melalui foto, narasi, dan interaksi pengguna. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Instagram sebagai media komunikasi massa dalam membentuk preferensi konsumen kuliner. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik (narrative review) terhadap 15 artikel ilmiah terbitan 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar dengan kriteria inklusi relevan pada topik Instagram, komunikasi persuasif, dan kuliner. Hasil kajian menunjukkan bahwa Instagram efektif membentuk preferensi konsumen melalui kombinasi eksposur visual, resonansi sosial, serta nilai simbolis yang diperkuat oleh influencer dan user-generated content. Namun, tantangan seperti manipulasi visual, tren musiman, serta bias rekomendasi masih menjadi perhatian. Kesimpulannya, Instagram berperan penting dalam pemasaran kuliner sekaligus membentuk preferensi konsumen, tetapi strategi komunikasi yang etis, transparan, dan berkelanjutan tetap diperlukan. Kajian ini juga merekomendasikan penelitian empiris lanjutan untuk mengukur secara langsung pengaruh konten visual terhadap perilaku konsumsi.
Copyrights © 2026