Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam pembelajaran fisika SMA, hal ini sering menjadi tantangan karena sifat materi yang abstrak dan sulit dipahami. Oleh karena itu, dibutuhkan model pembelajaran yang mampu menumbuhkan keterlibatan aktif siswa serta mengembangkan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran model Problem Based Learning (PBL) dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada materi fisika SMA. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah dua puluh jurnal nasional terbitan 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi ilmiah siswa. Melalui penyelesaian masalah kontekstual, PBL mendorong siswa berpikir aktif dan membangun pemahaman konsep secara mandiri. Integrasi teknologi dan media interaktif seperti simulasi dan e-modul juga memperkuat efektivitasnya. Dengan demikian, PBL menjadi model pembelajaran yang inovatif dan relevan untuk menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21.
Copyrights © 2026