Pembelajaran di sekolah dasar memerlukan model yang mampu meningkatkan hasil belajar sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21 peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project-Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group, yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes yang telah disusun sesuai dengan indikator kompetensi, kemudian dianalisismenggunakan teknik statistik untuk membandingkan capaian kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen mencapai 78,60, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata 68,69. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan pemahaman konsep, mendorong keterampilan berpikir kritis, kemampuan pemecahan masalah, serta kolaborasi antarsiswa melalui aktivitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, model Project-Based Learning layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar di sekolah dasar.
Copyrights © 2026