Rendahnya hasil belajar siswa kelas tiga di kelas Bahasa Indonesia, khususnya pada konten unsur cerita di MI Mamba'ul Ulum Sepanjang, Kabupaten Gondanglegi, menjadi pendorong utama penelitian ini. Pemanfaatan strategi pengajaran yang masih berfokus pada buku teks dan kurangnya sumber daya pendidikan yang mendorong partisipasi aktif siswa merupakan akar permasalahan ini. Dengan menggunakan media kartu berurutan dan pendekatan pembelajaran kartu sortir, penelitian ini berupaya meningkatkan pemahaman siswa. Dua belas siswa laki-laki dan dua puluh siswa perempuan membentuk 32 subjek penelitian dalam penelitian Tindakan Kelas (KPR) ini. Tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan beberapa metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk memastikan tingkat penyelesaian pembelajaran siswa, analisis data dilakukan dengan menggunakan metodologi persentase. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kartu sortir dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tingkat penyelesaian pembelajaran pada siklus I adalah 37,5%, dengan nilai rata-rata 65,15. Proporsi penyelesaian meningkat secara signifikan menjadi 75% pada siklus II, dengan nilai rata-rata 75%. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendekatan pembelajaran pengurutan kartu membantu siswa kelas III MI Mamba'ul Ulum Sepanjang memahami isi aspek cerita.
Copyrights © 2026