Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menguji keterhubungan secara empiris antara deep learning dengan minat belajar dan hasil belajar pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Bakipandeyan 01. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan sasaran populasi sebanyak 24 peserta didik kelas V. Penentuan sampel dilakukan secara total melalui teknik sampling jenuh. Penggalian data dilakukan secara komprehensif menggunakan empat teknik utama: observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Sebelum digunakan dalam pengambilan data inti, perangkat instrumen divalidasi dan diuji tingkat keandalannya melalui prosedur uji validitas serta reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas , uji linieritas, uji hipotesis dan Uji-t product moment. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa nilai signifikasi 0,000 yang nilai sig 0,000 < 0,05 maka ditolak dan diterima. Dengan nilai minat belajar sebesar 28,890 dan hasil belajar 107,710. Dapat dibandingkan dengan 2,064 . Dengan > minat belajar yaitu 28,890 > 2,069 dan hasil belajar > hasil belajar yaitu 107,710 > 2,069 dengan dk=(N-1) jadi (24 -1) =23 dalam ambang batas signifikansi 5% yaitu 2,069 . Maka hasil menunjukkukan terdapat hubungan antara minat belajar dan hasil belajar IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar Bakipandeyan 01.
Copyrights © 2026