Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 1 Sananwetan menggunakan instrumen Early Grade Reading Assessment (EGRA), yang meliputi aspek mengenal huruf, membaca kata bermakna, membaca kata tidak bermakna, serta kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas I, dengan pengumpulan data melalui tes individual menggunakan instrumen EGRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek mengenal huruf, mayoritas siswa berada pada kategori baik sebesar 65,22% dan sangat baik sebesar 30,43%. Pada aspek membaca kata bermakna, sebesar 69,57% siswa berada pada kategori sangat baik. Pada aspek membaca kata tidak bermakna, sebesar 65,22% siswa juga mencapai kategori sangat baik. Sementara itu, pada aspek kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan, sebagian besar siswa berada pada kategori baik sebesar 47,83%, sedangkan 21,74% berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun siswa telah memiliki dasar kemampuan membaca permulaan yang cukup memadai, tetapi masih diperlukan pendampingan dan strategi pembelajaran yang sesuai untuk mendukung perkembangan kemampuan membaca siswa secara optimal.
Copyrights © 2026