Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Influencer dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Impulsive Buying produk makeup pada TikTok Live Shopping di Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pesatnya pertumbuhan pasar makeup di Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform Live Shopping utama, namun terdapat research gap akibat temuan yang tidak konsisten dari penelitian-penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, di mana 106 responden dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Influencer tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying, sedangkan Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulsive Buying. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Impulsive Buying. Temuan ini memperkuat pentingnya strategi pemasaran yang berbasis pada psikologi konsumen, khususnya FOMO, untuk mendorong pembelian impulsif pada platform live shopping.
Copyrights © 2026