Kemiskinan merupakan masalah multidimensional yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan seperti kondisi sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kestabilan politik. Penelitian ini bertujuan membentuk model panel dinamis dalam mengidentifikasi faktor penentu tingkat kemiskinan di Indonesia melalui pendekatan estimasi System Generalized Method of Moments (System GMM) serta mengetahui pengaruh jangka pendek dan jangka panjang dari variabel-variabel yang digunakan. Penelitian ini mengolah data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2015 hingga 2024. Proses analisis dimulai dengan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran umum data, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan model dan estimasi model panel dinamis menggunakan System GMM. Selanjutnya, dilakukan uji signifikansi parameter secara bersama-sama menggunakan uji Wald, sedangkan secara individual dilakukan dengan uji . Validitas model diuji melalui uji Sargan dan deteksi autokorelasi error dilakukan dengan uji Arellano-Bond. Berdasarkan model yang telah dibentuk dari hasil estimasi, didapatkan bahwa lag kemiskinan, variabel akses air minum layak, indeks pembangunan manusia serta rata-rata lama sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Hasil perhitungan menunjukkan variabel akses air minum layak, tingkat pengangguran terbuka, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh positif baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Copyrights © 2026