Dunia yang berkembang dengan pesat dan didukung dengan semangkin canggihnya teknologi informasi memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap terjadinya penyimpangan perilaku yang banyak melanda para remaja yang masih mencari jati diri. Pergaulan remaja di Era Melenium ini tidak bisa disamakan dengan pergaulan remaja sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu. Salah satu cermin dapat dilihat dari perkembangan sinetron remaja sekarang jauh lebih eksplisit menampilkan adegan-adegan bermesraan dan cara pacaran remaja sekarang tidak cukup hanya sebatas bergandengan tangan, tetapi sudah jauh dari itu, berpelukan, berciuman bahkan sampai berhubungan seksual. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja di Surabaya. Metode: metode penelitian menggunakan metode cross sectional. Sampel nya adalah seluruh siswa siswi SMK X di Surabaya yang berjumlah 159. Pemilihan sampel dengan cara purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian adalah Variabel gaya hidup dan faktor religius. Variabel dependen dalam penelitian adalah perilaku seks pranikah pada remaja. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data diuji dengan Spearman’s Rho (α=0,05). Hasil: gaya hidup (p=0,326), religiusitas terdapat hubungan dengan perilaku seks pranikah remaja (p=0,005). Bercermin pada sebuah variabel religiunitas berkontribusi sebagai bagian dari perilaku seks pranikah. Maka adanya penekanan pada pelayanan kesehatan yang lebih aktif dalam melakukan promosi dan preventif pada remaja akibat dari perilaku seks pranikah pada remaja
Copyrights © 2026