Bencana semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo yang masih berlangsung hingga kini telah menghasilkan limbah lumpur panas yang dialirkan ke Sungai Porong. Lumpur Lapindo mengandung silika, alumina, besi, tembaga, serta logam berat. Lumpur Lapindo mengandung logam berat yang sangat tinggi (Zn:1.000ppm, Ni:400ppm, Cr:1.000ppm, Cu:1.400ppm). Pemanfaatan lumpur Lapindo ini dapat menggunakan metode solidifikasi menjadi paving block. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan lumpur Lapindo sebagai pozzoland dalam pembuatan paving block, dengan penambahan fly ash sebagai pengganti sebagian semen terhadap uji TCLP. Penelitian ini menggunakan 8% lumpur Lapindo sebagai material pozzolan dan 2% fly ash sebagai pengganti sebagian semen portland. Metode perawatan yang digunakan adalah penutup basah karung goni. Paving block dilakukan uji TCLP logam berat (Zn:0,747, Ni:0,034, Ba:0,079, Cr:0,031, Cu:0,079) ppm. Penggunaan lumpur Lapindo dan fly ash membantu mengurangi Tingkat pencemaran lingkungan.
Copyrights © 2025