Perkembangan kognitif merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan berpikir, bernalar, dan memecahkan masalah. Salah satu faktor yang dapat mendukung perkembangan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas penggunaan media pembelajaran interaktif di TK Ar-Rasyiidu Dusun Beringin, Desa Sukamarga, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara serta menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media pembelajaran interaktif dengan perkembangan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 13 anak usia dini yang ditentukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, tes perkembangan kognitif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media pembelajaran interaktif di TK Ar-Rasyiidu tergolong cukup baik, dengan sebagian besar anak memperoleh pembelajaran menggunakan media interaktif sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan durasi 15–25 menit setiap sesi. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara intensitas penggunaan media pembelajaran interaktif dengan perkembangan kognitif anak usia dini (r = 0,72; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media pembelajaran interaktif, semakin baik perkembangan kognitif anak, khususnya dalam kemampuan mengenal konsep, mengelompokkan objek, dan memecahkan masalah sederhana. Oleh karena itu, optimalisasi penggunaan media pembelajaran interaktif dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Copyrights © 2026