Indonesia merupakan bangsa yang memiliki kemajemukan yang kompleks, komplit dan berlapis. Dalam masyarakat yang majemuk seperti ini, sering muncul ketegangan bahkan konflik antar kelompok identitas yang dapat berdampak pada melemahnya kohesi sosial serta mengancam keberlanjutan integrasi nasional. Oleh karena itu, diperlukan karakter moderat pada seluruh elemen bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji relevansi antara kelas Pendidikan Kewarganegaraan dengan pembentukan karakter moderat warga negara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) dalam kehidupan yang beragam diperlukan upaya moderasi warga negara melalui tata nilai dan tata ilmu; (2) tata nilai dan tata ilmu merupakan fungsi utama dari kelas Pendidikan Kewarganegaraan; (3) karakter moderat warga negara meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, cinta damai, dan keadilan; (4) moderasi warga negara tidak bertujuan menghapus identitas, melainkan menata cara hidup yang berada di posisi tengah, seimbang, mencegah kekerasan, mengurangi ekstremisme, dan tidak berlebihan.
Copyrights © 2026