Literasi keuangan di kalangan anak-anak sekolah dasar masih rendah, terutama di daerah pedesaan, sementara program pendidikan yang ada seringkali mengandalkan ceramah konvensional dengan keterlibatan praktis yang terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan siswa kelas empat melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman. Program ini melibatkan 28 siswa di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pepe, Klaten, Indonesia, dan diimplementasikan menggunakan siklus pembelajaran berbasis pengalaman empat tahap Kolb. Siswa berpartisipasi dalam kegiatan literasi keuangan interaktif, membuat celengan dari botol plastik daur ulang, dan menerima pengenalan konsep dasar perbankan syariah. Efektivitas program dievaluasi menggunakan penilaian pra-tes dan pasca-tes berbasis OECD. Skor literasi keuangan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan keuangan dan perilaku menabung siswa. Keunikan program ini terletak pada pengintegrasian pembelajaran berbasis pengalaman, kegiatan daur ulang kreatif, dan pendidikan perbankan syariah ke dalam model praktis untuk menumbuhkan literasi keuangan sejak dini dan kebiasaan menabung yang berkelanjutan di kalangan anak-anak sekolah dasar.
Copyrights © 2026