Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran Deep Learning yang dipadukan dengan penggunaan KIT Mekanika dalam mereduksi frekuensi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif. Subjek penelitian terdiri atas tiga kelas, yaitu satu kelas eksperimen (XC) dan dua kelas replikasi (XD dan XG). Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan instrumen berupa tes diagnostik three-tier multiple choice. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji z dua proporsi, dan perhitungan normalized gain (n-gain). Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi miskonsepsi dari 7,0 menjadi 2,83 pada kelas eksperimen, dari 5,9 menjadi 1,66 pada kelas replikasi 1, serta dari 6,37 menjadi 1,0 pada kelas replikasi 2. Nilai n-gain sebesar 0,65 (kelas eksperimen), 0,71 (kelas replikasi 1), dan 0,78 (kelas replikasi 2), yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Uji hipotesis turut menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning berbantuan KIT Mekanika berpengaruh dalam mereduksi miskonsepsi siswa pada materi sumber energi alternatif.
Copyrights © 2026