Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dan motivasi belajar pada materi gerak harmonik sederhana setelah implementasi model pembelajaran somatis, auditori, visualisasi, dan intelektual (SAVI) di MAN 1 Pontianak. Penelitian dilaksanakan dengan metode eksperimen dengan dua perlakuan yaitu penerapan model pembelajaran SAVI (eksperimen 1) dan model pembelajaran ekspositori (eksperimen 2). Variabel yang diukur yaitu hasil belajar dan motivasi belajar. Ada 10 soal pilihan ganda untuk hasil belajar dan 40 butir pertanyaan di lembar angket motivasi belajar yang diberikan kepada setiap peserta didik yang dijadikan sampel dari masing-masing kelas. Data dianalisis dengan independent sample t-test yang dibantu dengan program IBM SPSS Statistic 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran SAVI secara signifikan mempengaruhi hasil belajar dengan efektivitas sedang. Selain itu, diketahui model pembelajaran SAVI lebih berpengaruh secara positif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Motivasi belajar peserta didik pada model pembelajaran SAVI secara signifikan lebih besar dibanding pada model pembelajaran ekspositori
Copyrights © 2025